Helinton Junus

Kenapa orang ngiri atau suka nyinyir?

Kenapa orang ngiri atau suka nyinyir?

Kenapa orang ngiri atau suka nyinyir? pada dasarnya hal ini bisa dikatakan, bersifat natural dari sifat manusia yang ingin menjadi manusia sempurna, competitive advantage, self development yang semua itu adalah keinginan seseorang. Iri sebenarnya bukan hal yang jelek-jelek amat. Karena iri itu adalah pembandingan dengan si A dan anda.

Tetapi bisa menjadi hal-hal yang kurang tepat, ketika hal tersebut dilandasi dengan ego, pemikiran dan yang lain-lain sehingga memunculkan pemikiran “kenapa sih bukan saya? kenapa menjadi dia?” coba bayangkan, kalau pemikiran yang negatif ini, bisa dirubah menjadi pemikiran positif? pasti bisa menjadi dahsyat.

Kenapa orang ngiri atau suka nyinyir?

Tapi kebanyakan orang pada akhirnya, melihat ke dia bukan ke diri sendiri. Nah ini yang bisa menimbulkan cara berpikir ngiri dan nyinyir. Kita ingin jadi punya apa yang dimiliki dia, jadi pengen segala sesuatu yang dia punya. Muncul juga pemikiran dengan gaya “fair arrangement” yaitu ketika kita sama dengan dia, dan kita tidak bisa sama dengan dia dalam kepemilikan sesuatu, ego kita akan bermain dalam pemikiran kita.

Kebanyakan kita tidak dilatih menjadi lebih positif, malah lebih banyak hal-hal-hal negatif yang masuk dalam kehidupan kita. Seandainya bisa berpikir positif, itu akan menjadi kekuatan buat kita. Tetapi aktualisasinya, kita ingin mengata-ngatai dia supaya dia itu bisa turun dan kita akan menjadi lebih baik.

Orang-orang yang rajin nyinyir terhadap apa yang kamu lakukan bukanlah tanda bahwa kamu salah arah, namun ini lebih kepada identitas baru yang tumbuh dalam dirimu. Yap, itu bukan salahmu karena memiliki ‘penggemar setia’ yang suka nyinyir terhadap apa yang kamu lakukan. Nah, jika mereka tak senang padamu karena hal-hal ini, berhentilah menghabiskan waktu bersedih atau merasa terganggu lagi.

Kamu adalah orang yang selalu memikirkan sesuatu dari sisi lain.

Nampaknya, orang-orang nyinyir ini suka berspekulasi. Dan kenyataan pahitnya, jarang dari mereka yang memiliki kesuksesan dalam hidup mereka dan ingin kamu anggap sebaliknya. Melihatmu memiliki pencapaian yang besar yang tak mampu mereka raih membuat mereka tak nyaman. Mereka akan membuatmu juga merasakan kekecewaan yang mereka punya terhadap hidup mereka. Dilansir dari life.idntimes

Membencimu mungkin adalah sarana yang tepat untuk mereka yang ingin mengikuti jejakmu. Mereka membencimu untuk mengetahui titik lemahmu sehingga mereka bisa menyebarkannya ke orang lain demi meraih keuntungan pribadi. Kekuatanmu memiliki arti bahwa kamu telah mampu untuk bangkit dan bahkan terbang tinggi melampaui mereka.

Menjadi sosok yang dibenci artinya kamu telah berkembang dan cukup dewasa untuk memiliki hal yang pantas untuk dipertahankan. Kenyataannya adalah bahwa orang yang hidup bahagia tak perlu memiliki alasan untuk membenci seseorang. Haters adalah orang-orang yang belum dewasa dan ingin mendapatkan apa yang mereka mau meskipun itu harus mengganggumu.

Berikut video ini, semoga bisa membuka wawasan kita tentang nyinyir:


Nah, jadi buat kamu yang suka nyinyir dan iri sama teman kamu, yuk coba berpikir lebih positif lagi. Capek mengurusi urusan orang lain, capek hidup kamu hanya untuk membenci orang lain.

Lebih bijaksana, berjuang dan membuat hidup lebih berarti. Kalau dia bisa, kenapa saya ngga bisa? lakukan yang terbaik aja yah.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
%d bloggers like this: